Takkan pernah cukup cintaku
hadir dalam bentuk ruang dan waktu
di tiap detak jam yang berlalu
Kucintai dirimu
lebih dari sekedar api unggun
yang hangatkan pemburu padang pasir
dari dingin angin bergulir
Sekelam angin dengan kilat badai
sedahsyat amuk samudera menggelegak ombak
kasihku akan tetap hadirkan butir cinta
tiada terusik mereka yang iri karna kita
Aku mencintaimu,
walau dari denting piano yang terdengar di balik kabut
walau dawai biola tak se indah kata kau ucap
walau tiada nada bisa kugubah mesra
Bila hilang asa jadi satu cara berlalu
Biar hidup terus bergulir iringi jejak langkahku
takkan berpaling cintaku padamu
Ijinkan aku menciummu berkali... dan, berkali....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar