
My Lord,
Dimanakah kau sembunyikan pusaramu dalam jerat masa?
Akankah gundah tercipta di sepanjang gigil malamku?
Atau, hanya bakal jadi mimpi sunyi tiada bertepi....
My Lord,
Bukankah sudah terdengar denting dawai memanggil melambai
Dari petikan jemari lentik sang dewi asmara...
Dia penguasa dunia bagi para pencinta
My Lord,
Masihkah ujung temaram jadi jurang pemisah kita?
Atau takdir kita hanya sampai disini
Bermain dengan alam maya berbagi duka cerita
My Lord,
Bila ternyata tempa tidak cukup bicara
Maka, siapa yang berhak atas tahta bagi jiwaku?
Bukan hanya segala rindu, setunduk bisu dan kelu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar