Jumat, 28 Desember 2012

Shakespeare, kuingin tentang cinta dan hatiku....


Shakespeare said............
I always feel happy.
You know why? Because I don't expect anything from anyone.
Expectations always hurt...
Life is short.
So love your life,
be happy, and keep smiling......

Waktuku.... dimanakah ada waktu untukku, bila semua adalah tentangmu....
Mengeluh, menghujat, mencemaskan, mencari, mematai....
bukan tentang mendukung dan menyayangi, memberi ruang bagi ekspresi diri....
Melelahkan sungguh, jika hanya janji tanpa bukti....

Just live for yourself, and....
Before you speak, Listen.
Before you write, Think.
Before you spend, Earn.
Before you pray, Forgive.
Before you hurt, Feel.
Before you hate, Love.
Before you quit, Try.
Before you die, Live.....

Kamis, 06 Desember 2012

Pohon Kapuk Randu



Menjadi randu,
yang tegak kokoh menjulang,
menimang meminang di setiap mimpi
berbilang hari dalam kukuh diam......

Menjadi randu,
yang kian terlupa karena hanya kapuk,
tersisih karena sang busa spon bantal dan kasur....

Menjadi randu,
karena kembali ke awal dan asal,
dia yang terlupa ternyata sungguh tegar,

Dikaukah randu yang kutunggu dan kurindu
dalam jelajah waktuku ??
Sang pohon kapuk randu....
tidaklah berjalan dalam sepi sendirian



Selasa, 14 Februari 2012

Be My Valentine, Always...

Lelaki itu....
Mengambil secarik kertas putih polos,
Lalu jemari tangannya tergetar menulis perlahan.....
Teruntai kalimat indah mengalir
Kata demi kata yang coba di tata
Tak mampu gambarkan betapa.... gejolak di dada

Lelaki itu.....
Mencoba memilih hadiah terindah
yang mampu diolahnya dari uang saku hasil kerja bersusah payah
Meraih sebatang cokelat dan setangkai mawar merah
"Hanya ini yang ku bisa"
Lalu berdesah......

Lelaki itu....
Dia adalah Valentin terindah
Karena dunia yang selalu berubah arah butuh tiang sakah
Karena setiap wanita yang sadari
Dia lah pelangi di rajai hati damai impian tiap kekasih hati

Lelaki itu.......
Dengan bangga ku sebut, "Suamiku"

Sabtu, 21 Januari 2012

Resahku tentangmu...


Ingin ku tahu ceritera tentang rindu
Yang bergayut di penghujung malamku
Entah terpapar angin, mengembara entah kemana
Jauh berkabut dan berselimut malam.....

Ingin kutanya dengan sepenuh sapa
Pada mereka yang melintasi ceritera di tujuh samudera
Adakah mereka bawa jawab atas sejuta tanya yg bergelayut manja
Hanya resah.... galauku tentang gelitik tinta yang kau bawa

Aku disini, akan selalu disini
Berharap terbaik bagimu, bagiku, bagi kita semua
Aku disini, bermimpi tetang indah di suatu masa
Tanpa jeda bahagia, tanpa curiga dan gundah gulana yang tercipta

Jumat, 06 Januari 2012

Hujan ku kah kali ini.....?


Hujan....
Harusnya tak membawa mu kembali dengan gigil kelu belaka
Harusnya.... Berita tentang langit indah bagi kita berdua.

Jujur, ku lelah bermimpi dan berharap
Jujur, ku ingin rebah terhadap sgala angan
pergi dan berlari kian kmari

Resah.....
Setiap hentak nafas ini berlalu dalam angan rindu
Gundah, hanya bisa berujar, tak ingin ku bahagia berlalu...

Kamis, 08 Desember 2011

Waktu mu, Waktu ku, Waktu kita.....


Karena hasratku menyeruak di setiap ruang rindu yang tercipta
Karena mimpiku bukan batasan merengkuh setiap jiwa yang ada
Maka, bintang biar bersinar di setiap jejak yang kita buat
Maka, alunan gemericik air menjadi hiasan dalam setiap jumpa

Karena bahkan malam pun berhak dapatkan terangnya
Karena kelam tidak mungkin berpisah dari kita
Maka, terima aku apa adanya
Maka, kupinang kau dengan sekujur cinta......

Minggu, 06 November 2011

Mencintai juga butuh kecerdasan dan kearifan, Sayang.....


(Trsna Papa Buddhi / Cinta Tanpa Kecerdasan)

Nghing si trsna tikang manuwuhaken kalobhan,

tatan hana bhedanikang kalobhan lawan wuhaya,

ri kapwan krura anglemaken ring sangsara,

tumuwuh pwa ng kalobhan,

metu ta ng buddhi papa, ikang buddhipapa,

ya tekamangun adharma,

ikang adharma, ya ta phaladuhka,

niwandaning amukti lara prihati ika ta.

(Sarasamuccaya 458)

http://rare-angon.blogspot.com/2011/04/trsna-papa-buddhi.html


Trsna Papa Buddhi / Cinta Tanpa Kecerdasan

Cinta itulah yang menimbulkan keserakahan,

tiada bedanya keserakahan itu dengan buaya,

karena keduanya sama kejamnya,

menenggelamkan orang dalam kesengsaraan;

munculnya keserakahan tentu melahirkan pikiran jahat,

dari pikiran jahat memunculkan adharma,

adharma menghasilkan duka kesedihan .......


Cinta...

Terkadang sudah cukup hanya bagi cinta itu sendiri,

Tanpa perlu memiliki,

Tanpa perlu menghadiri,

Berdekatan atau dengan segala sarana menghadirkan emosi jiwa....